Muaro Jambi, 15 Oktober 2025 — Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menyelenggarakan kegiatan ilmiah bertajuk “Kuliah Umum Hukum Keluarga Islam.” Acara yang berlangsung di Amphitheater Wings C ini bertujuan memperkuat kompetensi akademik dan profesionalisme mahasiswa dengan mengangkat tema “Profesi Hukum Keluarga Islam dan Perannya di Masyarakat.”
Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, Dr. Buya H. Achmad Makki, S.Pd.I., M.Sy., seorang akademisi sekaligus praktisi hukum Islam, dan dimoderatori oleh mahasiswa HKI, Famasta Adhatama. Acara ini merupakan bagian dari upaya Prodi HKI menjembatani teori hukum Islam yang diajarkan di kampus dengan realitas sosial dan praktik profesional kontemporer.
Ketua Prodi HKI, H. Irsyadunas, S.H., M.H., menekankan bahwa pendidikan HKI harus melahirkan lulusan yang siap mengabdi dan memberi solusi terhadap problem hukum keluarga di tengah perubahan zaman. Ia menegaskan, mahasiswa harus memiliki visi profesional yang kuat serta mampu menempatkan nilai-nilai syariah dalam konteks sosial modern secara bijak dan adaptif. Senada, Sekretaris Prodi HKI, Muhammad Sibawaihi, S.H., M.H., menyebut kegiatan ini sebagai bentuk implementasi nyata link and match antara akademik dan praktik, serta pentingnya mahasiswa memahami jalur profesi seperti hakim, mediator, penyuluh agama, dan konsultan hukum syariah.
Dalam pemaparannya, Dr. Buya H. Achmad Makki menegaskan bahwa profesi di bidang hukum keluarga Islam memiliki posisi sangat strategis dalam membangun ketahanan sosial dan moral masyarakat. Keahlian ini mencakup peran edukatif dan preventif dalam membentuk keluarga yang sakinah, selain penyelesaian sengketa. Beliau mengajak mahasiswa untuk memperluas cakrawala keilmuan dengan menguasai berbagai regulasi hukum keluarga nasional, seperti Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam, agar mampu menjadi jembatan antara nilai-nilai Islam dan kebutuhan hukum masyarakat modern.
Suasana akademik terasa sangat hidup, dengan para mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi melalui pertanyaan kritis seputar peluang profesi, tantangan dakwah hukum di era digital, dan cara menghadirkan pendekatan hukum yang humanis. Kuliah umum ini sekaligus menjadi momentum refleksi untuk memperteguh orientasi Prodi HKI yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga nilai-nilai moral dan sosial. Kegiatan yang berakhir penuh semangat ini menjadi bukti nyata kesungguhan Prodi HKI Fakultas Syariah UIN STS Jambi dalam membangun generasi muda yang cerdas, visioner, dan berintegritas demi kemaslahatan umat.