Asesmen Lapangan untuk peningkatan akreditasi Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 28-29 April 2024.
Dekan Fakultas Syariah, Dr. Habriayanto, M.EI, dalam laporannya, menggarisbawahi sejarah berdirinya fakultas serta prestasi alumni yang telah sukses berkarir di berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta. Hal ini menunjukkan bahwa program studi yang ada, mampu melahirkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing di dunia kerja. “Fakultas Syariah berdiri pada tanggal 29 September 1960, sebagai respon dari para ulama dan masyarakat Jambi. Sebagai fakultas pertama di UIN STS Jambi sudah banyak alumni yang berhasil, seperti hari ini hadir pak Samsul Hadi Ketua Pengadilan Agama Tanjab Timur dan Zakaria Anshori Wakil Ketua Pengadilan Agama Jambi,”jelasnya.
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. As’ad, M.Pd menegaskan pentingnya menanamkan keyakinan bersama bahwa Prodi HKI akan memperoleh akreditasi unggul. “Keyakinan ini mencerminkan komitmen kita dalam menjaga standar mutu yang tinggi di UIN STS Jambi,”ujarnya.
“Kita tetap fokus pada komitmen untuk menjadikan UIN STS Jambi unggul. Seperti halnya pendirian fakultas kedokteran, yang diharapkan tahun ini dapat dikeluarkan izinnya oleh Dikti dan pengembangan fasilitas lain yang memadai untuk mencapai UIN Jambi unggul,”lanjutnya.
Tim asesor, yang terdiri dari Prof. Dr. Ija Suntana, M.Ag dan Prof. Dr. Miftahul Huda, M.Ag, menjelaskan bahwa tujuan asesmen lapangan adalah untuk mengklarifikasi kebenaran informasi terdapat dalam dokumen borang yang telah dikirimkan ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan situasi yang ada di lapangan.
Tim asesor akan melakukan evaluasi mendalam terhadap semua informasi dalam borang, antara lain ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan belajar mengajar di Program Studi HKI. Selain itu, mereka juga akan melihat secara langsung interaksi antara dosen dan mahasiswa, serta memeriksa dokumen pembelajaran yang diselenggarakan.
Dari hasil asesmen lapangan ini akan diperoleh informasi yang lebih mendalam tentang keunggulan Prodi HKI. Informasi ini akan menjadi dasar bagi asesor kepada BAN-PT yang lebih lanjut guna meningkatkan akreditasi Prodi HKI. “BAN-PT memerintahkan kami para asesor untuk melakukan asesmen lapangan, karena menilai borang yang diajukan dianggap layak untuk di kalrifikasi,”ungkap Prof. Ija Suntana dari UIN Bandung.
Sebagai bagian dari asesmen, tim akreditasi HKI sudah mempersiapkan semua stakeholder, termasuk dosen, mahasiswa, alumni, dan pihak terkait lainnya. Dengan kolaborasi antara pimpinan universitas, fakultas, dan tim asesor, fakultas syariah optimis akan meraih predikat akreditasi unggul.